Kamis, 03 April 2014

Kebebasan

Makasih buat yang mau meluangkan waktunya buat baca postingan ini :)


Ketika kita masih kanak-kanak kehidupan terasa sangat nikmat, tidak ada rasa bersalah dalam menjalani roda kehidupan. Seiring berjalannya waktu mulailah masa mengenal lawan jenis, saling bertukar pikiran satu sama lain. Waktu berjalan begitu cepat hingga akhirnya kita menjadi seseorang yang dewasa. Harus dapat mengambil sikap serta tidak boleh kalah akan kejamnya dunia. Bisa jadi kita tidak tahu untuk apa kita dilahirkan di dunia ini. Apakah diri kalian masing-masing tahu ? Kita hidup di dunia ini memiliki hak sama, hak bebas mengeluarkan, hak bebas memeluk agama, hak berhak atas pendidikan dan masih banyak lagi. Tentunya kita harus memanfaatkan kebebasan yang diberi kepada kita sebaik-baiknya. Gunakan kebebasan untuk membantu membangun Indonesia yang lebih maju dan berkembang. 

Banyak pejabat-pejabat di Indonesia yang melenceng dari kebebasan yang telah diberikan, meskipun ada juga yang bersumbangsih besar pada kemajuan Indonesia. Siapa yang tidak mau negara sendiri maju? Bagaimana Indonesia akan maju jika penerusnya saja saat kuliah begini. 
Indonesia harus bisa berubah, pasti semua warga negara Indonesia ingin negara Indonesia lebih maju dan berkembang. Kita seharusnya bersyukur karena sudah bebas dari masa penjajahan, masih banyak saudara kita yang belum mendapatkan kebebasannya. Tetapi bukan berarti kita telah bebas dari penjajah lalu bertindak sesuai hati kita, tentu ada batasan-batasan dari kebebasan tersebut. Kita harus memanfaatkan kebebasan yang kita miliki agar berguna bagi orang lain. Contohnya seperti mengajak orang-orang sekitar untuk mengikuti pemilu, hal tersebut akan bermanfaat untuk menentukan siapa pemimpin kita tahun berikutnya. Sudah diberi kebebasan untuk memilih pemimpin sendiri, kenapa tidak dimanfaatkan. 

Kebebasan dalam arti bebas melakukan apapun malah bisa berarti penindasan seperti contoh memanfaatkan orang lain demi kepentingan diri sendiri. 
Oleh karena itu kebebasan harus dibatasi dengan aturan-aturan. Seorang dosen bebas memberi tugas kepada mahasiswanya, tetapi mahasiswa tidak dapat memberikan tugas kepada dosen karena tingkatan dosen dan mahasiswa berbeda. Kebebasan yang kita miliki dapat digunakan untuk mensejahterakan rakyat Indonesia dengan menjadi pemimpin. Menjadi pemimpin mungkin sangat berat beban yang harus dipikul, tetapi jika kita mengingat tujuan awal kita memimpin pasti akan ringan dalam menjalankan roda kepemimpinan. Kebebasan yang disertai dengan tanggung jawab pasti akan memberi manfaat yang baik. Dalam melakukan suatu kegiatan harus ada tujuan –tujuan yang jelas mengapa dilakukan kegiatan tersebut. Dengan demikian, kebebasan sepenuhnya harus disertai dengan tanggung jawab dan untuk melakukan kebaikan juga seharusnya datang dari diri kita sendiri bukan datang dari orang lain. 
Credit : http://mal-amal.blogspot.com/

*Postingan ini akan diikutkan dalam lomba Jurnalistik

10 komentar:

  1. www.mustopakamalbtr.blogspot.com
    artikelnya menarik....

    BalasHapus
  2. http://ivoelikaa.blogspot.com/

    BalasHapus
  3. semangat kawan, semoga menang lombanya

    BalasHapus
  4. Wah hebat nih mbak. Sudah ikut lomba. Semoga menang ya mbak lombanya?

    BalasHapus
  5. Semoga dapat menjadi pemenang lombanya ya sob :)

    BalasHapus
  6. Wah keren ini blog,, saudah ikut lomba aja,, semoga menang ya sob :)

    BalasHapus

Jangan lupa tulis nama kalian sebelum komen :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...